Apa Saja Isi Analisis dan Diskusi Manajemen?

Bagian yang tak kalah penting untuk diperhatikan pada sebuah laporan tahunan adalah analisis dan diskusi manajemen (A&DM) atau Management Discussion and Analysis (MD&A). Diskusi dan analisis manajemen adalah laporan dari manajemen kepada pihak luar (termasuk pemegang saham) yang menyertai laporan tahunan perusahaan.

analisis dan diskusi manajemen dalam laporan tahunan

Photo by Andrea Piacquadio from Pexels

Materi Kompleks

Analisis dan diskusi manajemen mengulas berbagai materi yang cukup kompleks, seperti operasional, keuangan, akuntansi, laporan kinerja keuangan, pemasaran, arah usaha, dan risiko usaha. Selain itu, bagian ini juga menjelaskan sejumlah informasi terkait lainnya, misalnya kondisi ekonomi dan industri dalam skala lebih luas.

Direktur Eksekutif National Center for Sustainability Reporting (NCSR) Ali Darwin menjelaskan, sejarah awal pelaporan perusahaan adalah hanya berfokus pada kinerja keuangan. Kemudian dalam perkembangannya, bagian tata kelola dan keberlanjutan (terkait hubungannya dengan kelestarian lingkungan dalam arti luas) menjadi isu penting pada sebuah laporan.

Kinerja keuangan perusahaan memiliki keterkaitan dengan banyak hal, seperti operasional, pemasaran, distribusi, pengembangan usaha, risiko dan lain-lain. Tak semua pemegang saham hanya mementingkan angka-angka laporan rugi-laba. Mereka juga menaruh perhatian terhadap hal-hal yang disebut tadi.

Bila penerimaan perusahaan menurun, contohnya, pemegang saham memerlukan penjelasan yang cukup masuk akal mengapa hal itu terjadi. Para pemegang saham juga tertarik terhadap prospek bisnis perusahaan ke depannya. Apakah pemegang saham cukup optimis terhadap kebijakan direksi mengenai prospek bisnis ke depannya? Apakah target yang hendak dicapai cukup masuk akal? Tak hanya itu, pemegang saham juga perlu mengetahui rencana pembenahan sisi operasional dan strategis yang hendak diterapkan di perusahaan.

Informasi dalam analisis dan diskusi manajemen tidak hanya kualitatif, tetapi juga kuantitatif. Bagian ini menyoroti tren dan peristiwa penting yang mempengaruhi likuiditas, sumber daya modal, dan operasi perusahaan. Manajemen akan memberikan pandangan atas laporan keuangan; sistem dan kontrol; kepatuhan terhadap hukum dan peraturan; dan tindakan yang telah direncanakan atau telah diambil untuk mengatasi setiap tantangan yang dihadapi perusahaan.

Selanjutnya, manajemen juga membahas prospek untuk tahun mendatang sehubungan dengan kondisi ekonomi dan industri, target perusahaan, peristiwa material, dan ketidakpastian di masa depan. Manajemen mungkin juga akan menguraikan langkah dan strategi masa depan untuk proyek-proyek baru.

Analisis dan diskusi manajemen juga membahas kebijakan akuntansi penting yang mengharuskan manajemen untuk membuat penilaian subjektif dan memiliki dampak material pada laporan keuangan.

Informasi ini memudahkan sejumlah pihak, terutama pemegang saham, untuk menilai kinerja perusahaan. Dengan membacanya, berbagai pihak dapat memahami sejauh mana perubahan keuangan serta perubahan dalam aktivitas bisnis telah mempengaruhi kinerja keuangan dari tahun ke tahun. Perusahaan juga bisa menyisipkan data dari berbagai sumber untuk memperkaya bagian umum analisis dan diskusi manajemen ini, misalnya data kontribusi sub sektor kelapa sawit terhadap Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNPB), tenaga kerja dan sebagainya.

Bagaimana Penyusunan Analisis dan Diskusi Manajemen?

analisis dan diskusi manajemen dalam laporan tahunanAnalisis dan diskusi manajemen merupakan laporan kinerja keuangan yang banyak berkaitan dengan keterbukaan. Jika terjadi ketidakakuratan, terlebih bersifat sengaja, bisa berimplikasi hukum. Sementara bagi investor, laporan tahunan yang baik akan menjadi rujukan yang terpercaya bagi keputusan mereka menyangkut investasi pada tahun-tahun berikutnya.

Jadi, penyusunan analisis dan diskusi manajemen harus menggabungkan antara tata bahasa yang jernih dengan paparan kinerja perusahaan yang rasional. Laporan analisis dan diskusi manajemen yang terlalu bombastis dengan bahasa yang berbunga-bunga justru akan menjauhkan pelaporan dari tujuan meyakinkan shareholder.

Di Indonesia, Bapepam LK, yang sekarang menjadi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah menerbitkan panduan yang termaktub dalam Peraturan Bapepam-LK No. 10.K.6 mengenai tata cara penyampaian laporan tahunan emiten atau perusahaan publik.

Analisis dan diskusi manajemen dalam peraturan OJK mencakup hal-hal yang sangat rinci mengenai kinerja keuangan dan manajemen perusahaan. Bahkan, kebijakan manajemen dalam analisis yang menyimpulkan ketiadaan hal-hal yang berpotensi berpengaruh signifikan terhadap kelangsungan usaha perusahaan, asumsi yang mendasari keyakinan tersebut diminta untuk diungkapkan.

Yang termasuk dalam aturan ini adalah:

  • Ikatan terkait investasi barang modal
  • Realisasi investasi barang modal
  • Kejadian penting setelah tanggal laporan akuntan
  • Pembagian dividen
  • Program kepemilikan saham oleh karyawan dan/atau manajemen yang dilaksanakan perusahaan (ESOP/MSOP)
  • Transaksi material yang mengandung benturan kepentingan dan/atau transaksi dengan pihak afiliasi
  • Perubahan peraturan perundang-undangan yang berpengaruh signifikan
  • Perubahan kebijakan akuntansi

Memahami prinsip akuntansi dan manajemen

Penyusunan analisis dan diskusi manajemen juga harus mengedepankan prinsip-prinsip akuntansi dan manajemen perusahaan publik. Di samping itu, analisis dan diskusi manajemen juga perlu mempertimbangkan pengetahuan mengenai hal-hal seputar sektor usaha perusahaan sehingga konteks angka laporan tahunan dan kebijakan manajemennya dapat dideskripsikan dengan tepat dan kontekstual.

Perusahaan pengolahan kelapa sawit, misalnya, dapat memasukkan informasi mengenai sumber daya kelapa sawit di Indonesia dalam kancah global. Kemudian, pembahasan menyempit ke wilayah-wilayah dengan potensi kelapa sawit melimpah.

Mengutip Brian Lane yang disadur dari situs www.cfoknowledge.wordpress.com, berikut adalah beberapa tips untuk menulis analisis dan diskusi manajemen yang efektif, terutama dalam tahun-tahun usaha yang sulit.

  • Gunakan bahasa yang jernih daripada yang penuh jargon, dan manfaatkan secara optimal penggunaan tabel dan diagram
  • Tetap gunakan tinjauan singkat
  • Sampaikan analisis top-down sebelum masuk kepada pembahasan detil
  • Jangan lupa sampaikan ‘mengapa’ karena itu yang pembaca cari, terutama dalam kondisi kinerja perusahaan yang menurun
  • Upayakan membahas risiko dengan uraian daripada hanya memuat daftarnya
  • Saat membahas perbandingan data year-on-year, gunakan diagram yang mudah dipahami

Related post: Pentingnya RUPS Dalam Pembuatan Laporan Tahunan

 

Sumber:

cerdasco.com/diskusi-dan-analisis-manajemen/

amintr.wordpress.com/2016/02/20/menulis-analisa-dan-pembahasan-manajemen/

 

Leave a comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.