tata kelola berkelanjutan

Strategi untuk Menentukan Prioritas Tata Kelola Berkelanjutan

Tata kelola berkelanjutan penting dalam mencapai pertumbuhan berkelanjutan. Tapi, menjalankan tata kelola berkelanjutan tidak mudah. Fokus dan strategi dalam menentukan prioritas menjadi langkah awal yang krusial.

tata kelola berkelanjutan

Fokus Tata Kelola Berkelanjutan

Tata kelola berkelanjutan dimulai dari fokus. Apa fokus perusahaan untuk mencapai tata kelola berkelanjutan? Sejumlah pakar menganjurkan agar perusahaan berfokus pada penciptaan nilai. 

 

Nilai apa yang hendak dibangun oleh perusahaan? Apakah hanya sekadar mengikuti regulasi yang berlaku? Apakah perusahaan benar-benar ingin menanamkan nilai tata kelola berkelanjutan yang tidak hanya berdampak pada perusahaan itu sendiri, melainkan juga seluruh para pemangku kepentingannya? 

 

Perusahaan tidak akan bisa memiliki fokus kecuali tahu ke mana tujuan yang hendak dituju. Itulah sebabnya visi terperinci sangat penting. Visi dan fokus berjalan beriringan. Mereka mengarahkan satu sama lain. 

 

Penting untuk diingat bahwa fokus tidak selalu berarti menyelesaikan tugas. Para pekerja sibuk menyelesaikan tugasnya masing-masing. Sayangnya, tugas-tugas tersebut tidak relevan dengan fokus perusahaan. Ini bukan salah pekerja, melainkan manajemen perusahaan yang seakan membiarkannya terjadi.

 

Dalam konteks tata kelola berkelanjutan, fokus yang jauh lebih baik adalah memberdayakan dan menginspirasi orang. Para pemimpin perusahaan terbaik memiliki visi yang hebat dan mengkomunikasikan visi itu kepada tim mereka secara teratur.

Mereka membantu setiap anggota tim memahami bagaimana mereka cocok dengan gambaran yang lebih besar dan apa yang seharusnya mereka fokuskan untuk membantu visi yang lebih besar menjadi hidup. 

 

Itulah sebabnya pertemuan tim harus mencakup ulasan tentang apa yang terjadi, di mana perusahaan saat ini menuju, ke mana arah tugas mereka dan semacamnya. 

 

Setelah fokus dipilih, perusahaan bisa memetakannya. Pemetaan fokus berkelanjutan menjadi dasar bagi perusahaan untuk melaksanakan operasionalnya. Pemetaan fokus itu, misalnya, terkait rekrutmen, keamanan digital, etika perusahaan, inovasi, dan penelitian.

 

Satu hal lain yang perlu diingat adalah fokus ini memiliki orientasi jangka panjang. Fokus bisa saja berubah seiring waktu berjalan. Namun, perubahan fokus baru bisa dilakukan setelah melalui evaluasi bertahap.

 

Strategi Tata Kelola Keberlanjutan

Fokus perusahaan juga akan terkait dengan strategi tata kelola keberlanjutan. Strategi keberlanjutan menciptakan tantangan dan peluang baru bagi para pemimpin untuk menciptakan pertumbuhan yang berkelanjutan dan inklusif. 

tata kelola berkelanjutan

Perusahaan yang sukses menerapkan strategi keberlanjutan mampu meningkatkan dampak keuangan, sosial, dan lingkungan serta memastikan daya saing jangka panjang. Mencapai ambisi yang berani membutuhkan pemahaman kinerja saat ini dan tren sektor yang lebih luas. 

 

Strategi keberlanjutan juga berarti mengelola beragam kepentingan pemangku kepentingan, menilai risiko dan peluang, serta memperluas dampak. Intinya, perusahaan harus melepaskan ‘kaca mata kuda’ untuk menerapkan strategi tata kelola berkelanjutan. 

 

Igor Linkov, Benjamin D. Trump, Kelsey Poinsatte-Jones, dan Marie-Valentine Florin menulis dalam jurnal berjudul “Governance Strategies for a Sustainable Digital World”. Dalam jurnal itu, mereka menyatakan ada tiga strategi tata kelola berkelanjutan. Ketiga strategi itu adalah laissez-faire, precautionary and preemptive, dan stewardship and “active surveillance”

 

Strategi laissez-faire merupakan strategi yang digerakkan oleh industri. Strategi tata kelola berkelanjutan ini mencakup pendekatan berbasis pasar yang digerakkan oleh industri. Strategi laissez-faire bergantung pada kemampuan pasar untuk mengatur dan melindungi dirinya dalam menghadapi ancaman. 

 

Strategi ini membutuhkan intervensi pemerintah yang terbatas di pasar. Sebaliknya, strategi laissez-faire menawarkan kendali nyaris sepenuhnya kepada perusahaan dan individu. Biasanya, pendekatan semacam itu menolak pemberlakuan regulasi pemerintah yang ketat, kecuali dalam keadaan yang genting.

 

Perusahaan dan individu berupaya mengidentifikasi solusi industri untuk tantangan sosial dan lingkungan yang ditimbulkan oleh perkembangan teknologi yang muncul. Namun, pendekatan berbasis pasar ini tidak menumbuhkan otoritas pusat untuk mengidentifikasi dan menegakkan praktik terbaik. Pada praktiknya, strategi laissez-faire mendorong digitalisasi dan otomatisasi dalam berbagai aspek kehidupan.

 

Strategi tata kelola berkelanjutan kedua adalah precautionary and preemptive. Alih-alih membiarkan sistem mengatur dirinya secara organik, strategi tata kelola berkelanjutan precautionary and preemptive memitigasi risiko dalam jangka waktu dekat. Pendekatan ini umumnya mencakup tinjauan ancaman yang muncul.

 

Pada praktiknya, misalnya, strategi pengawasan ini dapat merancang persyaratan spesifik tentang lokasi dan akses ke server data (untuk layanan komputasi awan), desain arsitektur sistem komputer, atau pilihan dan fitur teknis perangkat lunak. 

 

tata kelola berkelanjutan

Kesimpulannya, strategi ini biasanya bersifat tindakan pencegahan. Pemerintah berusaha untuk mengadopsi kegiatan dan teknologi baru hanya setelah strategi penggunaan yang aman telah ditunjukkan.

 

Strategi tata kelola berkelanjutan terakhir adalah stewardship and “active surveillance”. Strategi ini memfasilitasi dan mendukung pengembangan lebih lanjut dalam ekonomi digital di satu sisi. Namun, di sisi lain juga menyerukan lembaga pemerintah untuk mengambil langkah-langkah pencegahan dari potensi masalah keberlanjutan. 

 

Lembaga pemerintah bekerja secara aktif untuk mengawasi sistem digital dan membangun kapasitas respons terhadap ancaman di masa depan. Dalam hal ini, lembaga pemerintah hanya bertindak ketika diperlukan untuk menangani ancaman yang muncul.

 

Suatu perusahaan bisa menentukan fokus dan mengadopsi strategi tata kelola berkelanjutan. Fokus dan strategi tersebut kemudian dituangkan dalam laporan sustainability

 

Soocadesign dapat membantu perusahaan untuk menyusun laporan sustainability secara profesional dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

 

Selain jasa pembuatan sustainability report profesional, Soocadesign juga menawarkan jasa pembuatan video sustainability report, copy writing sustainability report, design graphic untuk korporasi dan bisnis.

 

Dengan pengalaman lebih dari satu dekade, Soocadesign telah dipercaya oleh berbagai perusahaan atau organisasi ternama di tanah air.

 

Kunjungi segera Soocadesign di https://www.soocadesign.com.

 

Sumber:

https://www.mckinsey.com/capabilities/sustainability/how-we-help-clients/esg-and-net-zero-strategy/environmental-social-and-governance

https://www.mdpi.com/2071-1050/10/2/440

 

GRATIS Mini Course

Kategori