strategi perusahaan pada laporan tahunan

Perlukah Strategi Perusahaan Dalam Laporan Tahunan?

Bak peta jalan, strategi bisnis dapat mengarahkan tindakan atau serangkaian keputusan di dalam perusahaan dalam mencapai tujuan tertentu. Strategi perusahaan merupakan kombinasi dari semua keputusan yang diambil dari tindakan yang dilakukan oleh perusahaan untuk mencapai tujuan dan mengamankan posisi kompetitif di pasar. Kesalahan apapun dalam peta jalan ini dapat menyebabkan perusahaan ‘tersesat’ di tengah ‘hutan rimba’ kompetisi bisnis. Maka dari itu, penting untuk menyematkan strategi perusahaan pada laporan tahunan.

strategi perusahaan pada laporan tahunan

Apa Itu Strategi ?

Menurut David (2011:18-19), strategi adalah sarana bersama dengan tujuan jangka panjang yang hendak dicapai. Strategi bisa mencakup ekspansi georafis, diversifikasi, akusisi, pengembangan produk, penetrasi pasar, pengetatan, divestasi, likuidasi, dan usaha patungan atau joint venture. Strategi adalah aksi potensial yang membutuhkan keputusan manajemen puncak dan sumber daya perusahaan dalam jumlah besar. Jadi strategi adalah sebuah tindakan aksi atau kegiatan yang dilakukan oleh seseorang atau perusahaan untuk mencapai sasaran atau tujuan yang telah di tetapkan.

Sementara itu, Pearce II dan Robinson (2008:2) menyatakan, strategi adalah rencana berskala besar, dengan orientasi masa depan, guna berinteraksi dengan kondisi persaingan untuk mencapai tujuan perusahaan.

Dalam “What Is Strategy?” (Harvard Business Review, 1996), Michael E. Porter, akademisi di Harvard Business School, mendefinisikan strategi sebagai sesuatu yang cukup umum, yaitu “penciptaan posisi yang unik dan bernilai, yang melibatkan berbagai aktivitas”.

Jika hanya ada satu posisi ideal untuk diraih, maka menurut Porter, tidak perlu ada strategi. Padahal, bagi Porter, inti dari penentuan posisi strategis atau strategic positioning adalah memilih berbagai aktivitas yang berbeda dari pesaing.

Macam-Macam Strategi

strategi perusahaan pada laporan tahunan
Gambar Oleh: tlrachardz – Freepik

Di level korporasi, ada berbagai macam strategi.

Growth Strategy

Strategi ini ditandai dengan upaya meluncurkan atau memperkenalkan fitur baru dari produk yang sudah ada secara konstan.

Strategi Integrasi ke Depan (forward integration)

Integrasi ke depan adalah upaya memiliki atau meningkatkan kendali atas distributor atau pengecer. Saat ini semakin banyak perusahaan manufaktur (pemasok) yang menjalankan strategi integrasi ke depan dengan cara mendirikan situs web untuk menjual produk-produk mereka secara langsung kepada konsumen. Strategi tersebut menyebabkan gejolak di sejumlah industri.

Integrasi Horizontal (horizontal integration)

yang dilakukan melalui akuisisi perusahaan pesaing yang memiliki line of business yang sama. Integrasi horizontal diterapkan dengan meningkatkan ukuran perusahaan, meningkatkan penjualan, keuntungan dan pasar potensial dari perusahaan.

Makin ketatnya persaingan menuntut perusahaan untuk memodifikasi atau bahkan menghasilkan produk-produk yang berbeda dengan sebelumnya. Dengan kata lain, perusahaan harus aktif melakukan upaya-upaya inovatif agar dapat terus kompetitif di industrinya. Jika tidak, pelanggan akan berpaling ke kompetitor yang menawarkan sesuatu yang berbeda. Strategi ini tak hanya tepat diaplikasikan di perusahaan besar, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) juga dapat mengadopsi strategi bisnis pertumbuhan ini.

Strategi Perusahaan Pada Laporan Tahunan

Penyampaian strategi perusahaan pada laporan tahunan penting agar pemegang saham dan publik mengetahui kebijakan atau upaya-upaya apa saja yang dijalankan oleh perusahaan dalam menjawab berbagai tantangan yang ada. Pada laporan tahunan, sebaiknya strategi ini dijabarkan lebih lanjut. Strategi tersebut, contohnya, menambah sumber daya manusia guna meningkatkan pertumbuhan.

Related Post : 7 Inspirasi Desain Annual Report Perusahaan 2020

Dalam laporan tahunan, proses rekrutmen ini perlu diperinci lagi, misalnya dilakukan dengan seleksi ketat. Seiring perkembangan teknologi digital, proses rekrutmen ini berbeda dibandingkan pada proses-proses sebelumnya. Kandidat harus mempresentasikan diri melalui video tematik dengan deadline ketat. Hal ini untuk mengetahui seberapa cepat dan tanggapnya kandidat dalam merespon penugasan, tentu tanpa mengabaikan unsur kualitas. Bukan tak mungkin, para kandidat yang nantinya terpilih akan menghasilkan ide-ide baru terkait produk atau pelayanan perusahaan.

Proses rekrutmen yang lain dari biasanya ini juga menandakan perusahaan adaptif terhadap perkembangan bisnis saat ini. Karakteristik kandidat yang termasuk milenial juga berbeda dengan sumber daya manusia yang telah lama mengabdi di perusahaan tersebut. Dengan kata lain, ada unsur inovasi dari perusahaan.

Lebih lanjut, perusahaan juga bisa menyajikan penjabaran mengenai peningkatan jumlah milenial di lingkungan kerjanya. Perusahaan pun berkomitmen dalam pemberdayaan karyawan generasi milenial dengan melaksanakan sejumlah program, umpamanya lomba menelurkan ide atau gagasan baru, sharing informasi melalui platform tertentu hingga pelatihan yang disesuaikan dengan kondisi global saat ini. Tak hanya itu, milenial juga diberi kesempatan untuk belajar dari para senior leader melalui kegiatan pendampingan. Hal ini penting karena perusahaan perlu menekan gap antara milenial dan sumber daya manusia yang telah lama bekerja di perusahaan.

Latar Belakang Pemilihan Strategi

Meski tak disebutkan secara eksplisit jenis atau tipe strategi, perusahaan juga perlu memerinci latar belakang dilakukannya suatu strategi. Latar belakang ketika perusahaan bergabung dengan perusahaan lain atau melakukan akuisisi, contohnya, adalah karena dengan akuisisi, perusahaan mampu mencapai pertumbuhan lebih cepat daripada harus membangun unit usaha sendiri di samping motif ekonomi (mendapat keuntungan).

Menurut Shapiro (1991: 933) dalam Christina (2003: 12), keuntungan atau manfaat akuisisi adalah sebagai berikut:

  1. Peningkatan tingkat pertumbuhan yang lebih cepat dalam bisnis sekarang daripada melakukan pertumbuhan secara internal.

  2. Mengurangi tingkat persaingan. Caranya melalui pembelian beberapa badan usaha guna menggabungkan kekuatan pasar dan pembatasan persaingan.

  3. Memasuki pasar baru penjualan dan pemasaran sekarang yang tidak dapat ditembus.

  4. Menyediakan kemampuan manajerial (managerial skill). Dengan kata lain, adanya bantuan manajerial mengelola aset-aset badan usaha.

 

Informasi sejenis inilah yang juga perlu dimasukkan dalam laporan tahunan. Hal ini perlu dilakukan agar seluruh shareholder dan stakeholder perusahaan memahami strategi perusahaan pada laporan tahunan. Untuk menghemat waktu dalam pengerjaan laporan tahunan, Anda dapat percayakan kepada Sooca Design sebagai jasa pembuatan annual report yang handal. Tidak hanya menyediakan jasa design, tetapi juga copywriting, translator, photography, dan cetak.

Sumber:

www.jurnal.id/id/blog/strategi-bisnis-yang-efektif-untuk-menang-dalam-persaingan

Laporan Tahunan Pupuk Kaltim 2019

www.jurnal.id/id/blog/2017-pengertian-akuisisi-manfaat-dan-klasifikasinya/

GRATIS Mini Course

Kategori