fungsi csr bagi perusahaan & pengembangan masyarakat

Fungi CSR Bagi Perusahaan & Pengembangan Masyarakat 

Tanggung jawab sosial perusahaan, juga dikenal sebagai Corporate Social Responsibility (CSR), telah menjadi kata kunci yang penting bagi sebagian besar perusahaan dalam beberapa tahun terakhir. Apa itu CSR, bagaimana contohnya, apa fungsi CSR? Semua pertanyaan tentang CSR merujuk pada ketika sebuah bisnis berkontribusi pada tujuan yang terkait dengan aktivisme sosial, berarti perusahaan itu merangkul tanggung jawabnya dalam meningkatkan kualitas mutu sosial.  

Fungsi CSR Perusahaan 

fungsi csr bagi perusahaan pengembangan masyarakat serta jenis-jenis csr
Image by Rawpixel

Hal ini juga termasuk memperhatikan bagaimana praktik bisnis perusahaan berdampak pada kelompok tertentu, lingkungan, dan masyarakat secara keseluruhan. Memberi insentif kerja sukarela untuk karyawan, menyiapkan dana amal, dan merevisi pedoman etika menjadi lebih baik juga sangat berperan dalam CSR. Mengapa tanggung jawab sosial perusahaan penting? Berikut beberapa fungsi CSR: 

1. CSR mendorong loyalitas konsumen 

Kebanyakan donatur akan memberi donasi kepada organisasi amal dalam jumlah yang tinggi. Untuk menarik konsumen dan menjaga loyalitas mereka, perusahaan perlu memperhatikan apa yang menjadi perhatian konsumen.  

Jika konsumen merasa nilai-nilai yang mereka pegang sesuai dengan bisnis tertentu, mereka akan lebih cenderung untuk tetap dengan bisnis atau perusahaan tersebut. Mereka juga akan merasa bangga saat membeli dari perusahaan tersebut dan cenderung merekomendasikan-nya kepada orang lain. CSR adalah salah satu konsep terbaik yang dapat mendatangkan banyak konsumen loyal bagi perusahaan. 

2. CSR membuat bisnis lebih berkelanjutan 

Ketika sebuah perusahaan memutuskan untuk menjadikan tanggung jawab sosial perusahaan sebagai fokus, maka perusahaan harus lebih inovatif dan kreatif. Memupuk inovasi dan kreativitas akan memaksa perusahaan untuk tetap relevan dan menyesuaikan diri dengan apa yang diinginkan konsumen. Karena, saat ini maupun di masa mendatang, konsumen pasti akan terus menginginkan tanggung jawab sosial.  

3. CSR menarik lebih banyak investor 

Investor peduli dengan keberlanjutan bisnis, loyalitas konsumen, dan daya saing. Perusahaan yang berkomitmen pada perubahan sosial dan mau beradaptasi akan terlihat sangat menarik di mata investor. Menerapkan CSR adalah cara yang efektif untuk menarik investor yang berpikiran sosial serta pihak yang menyukai kesuksesan finansial jangka panjang. 

4. Tanggung jawab sosial perusahaan dapat mengurangi biaya 

Tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) tidak selalu berarti perusahaan mengorbankan keuntungan. Konsep ini bahkan bisa menekan biaya. Ketika pengurangan biaya dan produk dengan harga lebih tinggi digabungkan, perusahaan dapat memperoleh keuntungan yang sangat baik dengan bertanggung jawab secara sosial. 

5. Tanggung jawab sosial perusahaan membuat dunia menjadi tempat yang lebih baik 

Dunia bisnis, terutama perusahaan besar, dapat mengubah masyarakat secara signifikan. Mereka memiliki banyak pengaruh, sehingga mereka tidak hanya dapat meningkatkan kesadaran akan suatu masalah, namun juga dapat memainkan peran penting dalam kemajuan. Mengatasi perubahan iklim adalah contoh utama di mana perusahaan dapat mengambil alih peran pentingnya. Dengan mengambil tanggung jawab atas dampaknya, perusahaan dapat membantu dunia menjadi tempat yang lebih sehat dan lebih bahagia. 

Jenis-Jenis CSR 

Setelah mengetahui apa itu CSR dan fungsinya, perusahaan juga wajib mengetahui berbagai jenis CSR. Berikut adalah ulasannya: 

1. Environmental Responsibility 

Jenis CSR yang berfokus pada bagaimana perusahaan menjalankan kegiatan perekonomian-nya sambil tetap mengusung konsep ramah lingkungan. Contoh kegiatannya tentu saja tidak lain dan tidak bukan adalah kegiatan penghijauan, penghematan energi, dan sebagainya. 

2. Ethical Responsibility 

Jenis CSR yang satu ini memastikan perusahaan berjalan dalam praktik bisnis yang adil bagi seluruh pemangku kepentingan, termasuk di dalamnya pengaturan terhadap kesetaraan yang patut diterima oleh seluruh karyawan tanpa adanya pembedaan gender, fisik, ataupun SARA. 

3. Philanthropic Responsibility 

Filantropi mengacu pada komitmen perusahaan untuk memberi kembali kepada mereka yang kurang beruntung. Contohnya adalah pemberian donasi kepada korban bencana, rumah yayasan anak yatim piatu, penyandang disabilitas, dan sebagainya. 

4. Economic Responsibility 

Pertanggungjawaban ekonomi berbasis CSR berarti perusahaan melakukan sesuatu tidak hanya didasarkan pada tujuan untuk mencari keuntungan finansial semata, melainkan mengutamakan untuk melakukan sesuatu yang baik. Contohnya adalah tetap memilih untuk menggunakan distributor supply chain yang ramah lingkungan sekalipun mungkin harganya lebih mahal. 

Jasa Pembuatan Sustainability Report 

jasa pembuatan sustainability report
Image by Rawpixel

Setelah memahami mengenai jenis CSR dan contohnya, Anda wajib memahami mengenai pembuatan Sustainability Report. Laporan ini menganalisa kegiatan sustainable perusahaan Anda dan membawanya kepada analisa yang presisi mengenai keputusan apa yang selanjutnya harus diambil berkaitan dengan sustainability dan CSR perusahaan. 

Bersama soocadesign.com, Anda akan memperoleh bantuan penyusunan dan pembuatan Sustainability Report untuk perusahaan Anda. Soocadesign menyediakan jasa pembuatan sustainability report dengan konsep terbaik dan grafis yang efektif serta informatif, sehingga mempermudah informasi di dalamnya tersampaikan dengan baik. Kunjungi sekarang untuk mendapatkan informasi lebih banyak. 

GRATIS Mini Course

Kategori