cropped-cropped-logo-sooca-03-e1524943377941.pngcropped-logo-sooca-03-e1524943377941.png

Branding Graphic Design Agency Indonesia Jakarta Surabaya

Sooca Design

  • About
  • Work
    • Bookcase
    • Video
  • Join
  • Blog
  • Contact
  • Download
  • About
  • Work
    • Bookcase
    • Video
  • Join
  • Blog
  • Contact
  • Download
cropped-cropped-logo-sooca-03-e1524943377941.pngcropped-logo-sooca-03-e1524943377941.png

Branding Graphic Design Agency Indonesia Jakarta Surabaya

Sooca Design

mengenal pengertian logo, jenis logo, fungsi logo

Mengenal Pengertian, Jenis dan Fungsi Logo Bagi Perusahaan

  • fabian
  • April 20, 2022

Logo merupakan salah satu aspek penting yang perlu diperhatikan saat membangun bisnis. Namun, banyak miskonsepsi yang beredar seputar pengertian logo, jenis-jenisnya, dan apa sebenarnya fungsi logo dalam branding modern. Artikel ini menyajikan pemahaman yang benar sesuai standar internasional.

Sejarah Logotype: Akar Identitas Visual dari Era Percetakan

Untuk memahami pengertian logo secara mendalam, kita perlu menelusuri asal-usulnya. Secara historis, logotype adalah istilah dari era letterpress (percetakan logam) pada abad ke-19. Dalam teknik cetak tersebut, logotype merujuk pada satu blok logam cetak tunggal yang memuat satu kata utuh — biasanya nama perusahaan — untuk mempercepat proses pencetakan tanpa harus menyusun huruf satu per satu.

Jadi, logotype adalah solusi teknis cetak, bukan sekadar “tulisan dengan huruf menarik”. Dari sinilah istilah logo berkembang dan bertransformasi menjadi identitas visual yang kita kenal saat ini.

Kata logo sendiri berasal dari bahasa Yunani kuno, Logos, yang berarti pikiran, budi, kata, atau akal — mencerminkan esensinya sebagai representasi verbal yang kemudian menjadi visual.

Pengertian Logo

Dalam konteks branding modern, pengertian logo adalah tanda pengenal atau identitas visual utama dari suatu entitas — baik perusahaan, organisasi, maupun produk. Logo dapat berupa tipografi (tulisan), simbol (gambar/ikon), atau kombinasi keduanya.

Yang penting untuk diluruskan: sebuah logo tidak harus memuat filosofi yang rumit atau secara harfiah mencerminkan bidang usaha perusahaan. Ini adalah salah satu mitos terbesar dalam desain logo. Seperti kata Paul Rand, salah satu bapak desain grafis modern:

“A logo derives its meaning from the quality of the thing it symbolizes, not the other way around.”

Artinya, logo Apple secara harfiah tidak memuat ilustrasi komputer, dan logo Starbucks tidak menggambarkan kopi. Makna sebuah logo tumbuh dari kualitas perusahaan yang diwakilinya — bukan dari simbol itu sendiri. Fungsi esensial pengertian logo adalah mengidentifikasi, bukan menjelaskan.

Jenis-Jenis Logo

Secara global, para ahli membagi logo ke dalam beberapa kategori utama berdasarkan elemen pembentuknya. Berikut klasifikasi standar internasional:

1. Lettermark (Monogram)

pengertian logo lettermark
Contoh lettermark: CNN, HBO, BCA — inisial yang menjadi identitas visual kuat

Logo berbasis tipografi yang hanya menggunakan inisial atau huruf pertama nama perusahaan. Sangat efektif untuk menyederhanakan nama perusahaan yang panjang agar mudah diingat. Contoh: CNN, HBO, BCA, IBM.

2. Wordmark (Logotype)

jenis logo wordmark
Contoh wordmark: tipografi eksklusif yang menjadi identitas mandiri tanpa simbol tambahan

Logo yang sepenuhnya fokus pada nama perusahaan menggunakan jenis huruf (font) yang dirancang khusus. Wordmark adalah bentuk modern dari logotype — nama lengkap, tanpa disingkat, dengan tipografi yang unik. Sangat cocok untuk perusahaan dengan nama singkat dan berkarakter. Contoh: Google, Coca-Cola, Facebook.

3. Pictorial Mark (Simbol/Ikon)

pictorial mark logo
Contoh pictorial mark: ikon yang langsung dikenali tanpa perlu membaca nama brand

Logo berupa gambar, ikon, atau ilustrasi grafis yang mewakili benda nyata dan sangat mudah dikenali. Brand yang sudah sangat terkenal sering hanya menggunakan pictorial mark tanpa teks sama sekali, karena ekuitas visualnya sudah cukup kuat untuk berdiri sendiri tanpa dukungan tipografi. Contoh: Buah apel pada Apple, burung pada Twitter (kini X), cangkang pada Shell.

4. Abstract Mark

abstract mark logo
Contoh abstract mark: bentuk geometris yang terukur dan penuh perhitungan desain

Berbeda dengan pictorial mark yang mengambil bentuk benda nyata, abstract mark menggunakan bentuk geometris yang dirancang secara khusus dan presisi (bukan acak) untuk menyampaikan suatu konsep atau perasaan — tanpa harus terlihat seperti benda di dunia nyata. Setiap garis dan sudutnya adalah keputusan desain yang terukur dan kalkulatif. Contoh: Tiga garis miring Adidas, lingkaran swoosh Pepsi.

5. Mascot Logo

fungsi logo mascot
Contoh mascot logo: karakter yang menciptakan koneksi emosional dengan konsumen

Logo yang melibatkan karakter bergambar — seringkali berwarna cerah, ekspresif, dan terkadang berwujud kartun. Maskot bertindak sebagai duta atau juru bicara visual sebuah brand, menciptakan koneksi emosional yang kuat, terutama terhadap segmen konsumen yang lebih muda. Contoh: Kolonel Sanders pada KFC, Lebah Albi pada Alfamart, Michelin Man pada Michelin.

6. Combination Mark & Emblem

Combination mark adalah gabungan antara wordmark dan pictorial/abstract mark dalam satu logo — elemen teks dan visual hadir bersama. Jenis ini paling umum digunakan karena fleksibel dan informatif. Contoh: Burger King, Lacoste, Puma.

Emblem adalah logo di mana teks dimasukkan ke dalam sebuah simbol atau lencana sebagai satu kesatuan yang tidak terpisah. Berbeda dengan combination mark yang elemennya dapat berdiri sendiri, emblem selalu tampil sebagai unit tunggal. Contoh: Starbucks, Harley-Davidson, UEFA.

Fungsi Logo untuk Perusahaan

Memahami fungsi logo yang sesungguhnya adalah kunci dalam membangun brand yang kuat. Banyak yang salah mengira fungsi logo adalah untuk “menjelaskan bisnis” — padahal fungsi utamanya jauh lebih strategis dari itu.

1. Identifikasi (Fungsi Primer)

Fungsi logo yang paling fundamental adalah identifikasi — menjadi penanda yang paling cepat dikenali di tengah lautan kompetitor. Seperti dikutip dari jurnal Inspirasi Origami dalam Desain Logo (Binus, 2013), logo berfungsi untuk mengidentifikasi produk, jasa, dan organisasi secara langsung di benak konsumen.

2. Diferensiasi Kompetitif

Di pasar yang padat, fungsi logo adalah memisahkan brand Anda secara visual dari kompetitor. Logo yang kuat membuat konsumen langsung tahu “ini brand yang mana” hanya dalam sepersekian detik — bahkan sebelum membaca nama perusahaannya.

3. Jangkar Ekuitas Merek (Brand Equity Anchor)

Ini adalah fungsi logo yang paling sering diabaikan namun paling bernilai secara bisnis. Pada awalnya, sebuah logo hanyalah “wadah kosong”. Seiring berjalannya waktu, kualitas produk, pelayanan konsisten, dan komunikasi marketing yang baik akan mengisi logo tersebut dengan makna, kepercayaan, dan loyalitas konsumen.

Inilah mengapa melihat logo brand terpercaya membuat konsumen merasa aman untuk membeli — karena seluruh pengalaman positif mereka dengan brand tersebut tersimpan dan terkait dengan logo itu. Inilah yang disebut brand equity: aset tak berwujud yang sangat berharga.

4. Membangun Profesionalitas dan Kredibilitas

Logo yang dirancang dengan baik memberi sinyal bahwa perusahaan tersebut serius, kredibel, dan mapan — bahkan sebelum konsumen mencoba produk atau jasanya. Kesan pertama ini sangat mempengaruhi keputusan pembelian.

Logo, Logotype, dan Brand Guidelines

Logotype adalah titik awal, pengertian logo adalah konsep yang lebih luas, dan fungsi logo hanya dapat dioptimalkan ketika didukung oleh brand guidelines yang jelas — sistem dokumentasi yang mengatur bagaimana logo digunakan secara konsisten di semua media komunikasi.

Untuk membangun brand yang kuat dari awal, pelajari juga tahapan dan cara membangun branding yang kuat. Dan jika ingin tahu mengapa investasi pada logo sangat penting, baca 7 alasan pentingnya logo untuk perusahaan.

Tips Membuat Logo yang Efektif

Setelah memahami pengertian logo, logotype adalah apa, dan fungsi logo — berikut prinsip utama yang perlu diperhatikan:

  • Simpel dan memorable — Logo terbaik adalah yang paling mudah diingat, bukan yang paling rumit
  • Serbaguna — Harus tampil baik di semua ukuran dan medium: dari favicon hingga billboard
  • Timeless — Hindari tren desain yang cepat usang; logo yang baik dirancang untuk bertahan puluhan tahun
  • Orisinal — Unik dan tidak menyerupai identitas visual brand lain
  • Tepat sasaran — Sesuai dengan konteks industri dan segmen audiens yang dituju

Untuk panduan lebih mendalam, baca artikel tips membuat logo perusahaan yang berkarakter kuat.

Referensi Resmi & Sumber Otoritas

  • AIGA (American Institute of Graphic Arts) — Standar profesi desain grafis dan panduan identitas visual internasional.
  • Design Council UK — Riset dan panduan peran desain dalam membangun bisnis yang sukses.
  • Jurnal Humaniora Binus — Inspirasi Origami dalam Desain Logo — Referensi akademik fungsi dan makna logo dalam komunikasi visual.
  • Kementerian Perindustrian RI — Regulasi dan standar identitas merek untuk pelaku industri Indonesia.

Logo adalah investasi pertama dalam membangun warisan merek (brand legacy) perusahaan Anda. Jika bisnis Anda membutuhkan perancangan identitas visual yang tidak sekadar estetis — namun juga strategis, terukur, dan berbasis riset mendalam — tim ahli Sooca Design siap berkolaborasi merancang aset brand jangka panjang Anda: dari tahap konseptualisasi hingga panduan eksekusi menyeluruh.

Download Company Profile

Categories

PrevPrevious7 Tips Membuat Logo yang Mewakili Identitas Perusahaan 
NextTahapan & Cara Membangun Branding yang Kuat Next

We are a creative branding & design agency serving local and international business ranging from SME to multinational companies.

Jakarta:


SCBD - Jakarta Selatan

Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 1, Level 3 Unit 304, SCBD Senayan Jakarta Selatan DKI Jakarta 12190 Indonesia

(021) 30306556

 
 
Semarang:


Sooca BCKM Building

Jl. Jolotundo No.12, Sambirejo, Kec. Gayamsari, Kota Semarang, Jawa Tengah 50166

0815-7708-057

 

 
Surabaya:


Revio Building

Jl. Kaliwaron No.55, Gubeng Kota Surabaya, Jawa Timur

0815-7708-058

  • Company Profile
  • Annual Report
  • Sustainability Report
  • Company Profile
  • Annual Report
  • Sustainability Report
  • Brand Identity Design
  • Katalog
  • Video Profile
  • Kebijakan Anti Korupsi
  • Brand Identity Design
  • Katalog
  • Video Profile
  • Kebijakan Anti Korupsi

Authorized Vendor

© PT Sooca BCKM Network 2026 | Branding Graphic Design Agency Indonesia Jakarta Surabaya. All rights reserved.
Shopping Basket
WhatsApp chat