Ilustrasi biaya daftar merek UMKM 2026 hak cipta dan desain industri

Biaya Daftar Merek UMKM 2026: Merek, Hak Cipta & Desain Industri Lengkap

Salah satu alasan utama UMKM tidak mendaftarkan Kekayaan Intelektual (KI) adalah anggapan bahwa biaya daftar merek UMKM dan jenis KI lainnya itu mahal. Faktanya, pemerintah Indonesia melalui DJKI memberikan tarif khusus yang sangat terjangkau bagi pelaku usaha mikro dan kecil. Artikel ini merangkum lengkap semua biaya daftar merek UMKM dan jenis KI lainnya yang relevan bagi pelaku bisnis kreatif dan UMKM di Indonesia tahun 2026.

Ilustrasi mengapa UMKM harus tahu biaya kekayaan intelektual

Mengapa UMKM Harus Tahu Biaya KI dari Awal?

Mengetahui biaya daftar merek UMKM dan jenis KI lainnya sejak awal membantu Anda merencanakan anggaran branding secara lebih realistis. Banyak UMKM yang sudah investasi besar di desain logo dan kemasan — tapi lupa mengalokasikan budget untuk perlindungan hukumnya.

Padahal tanpa perlindungan KI, investasi branding Anda bisa sia-sia jika:

  • Kompetitor mendaftarkan nama brand Anda terlebih dahulu
  • Desain kemasan Anda ditiru tanpa bisa dituntut secara hukum
  • Karya desain digunakan pihak lain tanpa izin dan royalti
Ilustrasi rincian biaya daftar merek UMKM 2026 di DJKI

Biaya Daftar Merek UMKM 2026 (Paling Relevan untuk Bisnis)

Merek adalah jenis KI yang paling banyak dibutuhkan UMKM. Ini adalah biaya daftar merek UMKM resmi yang ditetapkan DJKI tahun 2026:

  • Usaha Mikro dan Kecil (UMK): Rp 500.000 per kelas
  • Umum (non-UMK): Rp 1.800.000 per kelas

Perlindungan yang didapat: 10 tahun sejak tanggal pendaftaran, bisa diperpanjang. Untuk mendapatkan tarif biaya daftar merek UMKM yang lebih murah, Anda perlu melampirkan salah satu bukti UMK: Surat Rekomendasi UMK, Perizinan Berusaha OSS skala mikro/kecil, Sertifikat Perseroan Perorangan, atau Pengesahan Koperasi.

Ilustrasi biaya pencatatan hak cipta 2026 untuk UMKM

Biaya Pencatatan Hak Cipta 2026

Untuk desainer, fotografer, kreator konten, dan pelaku bisnis kreatif, pencatatan hak cipta adalah pelengkap wajib selain biaya daftar merek UMKM:

  • Pencatatan Hak Cipta / Produk Hak Terkait: Rp 200.000 per permohonan

Hak cipta melindungi karya artistik seperti logo, desain kemasan (elemen artistik), ilustrasi, foto, video, dan konten kreatif lainnya. Masa perlindungan: seumur hidup pencipta + 70 tahun.

Ilustrasi biaya pendaftaran desain industri 2026 DJKI

Biaya Desain Industri 2026

Jika bisnis Anda memiliki produk atau kemasan dengan desain unik yang memberi nilai estetis, ini biaya perlindungannya sebagai pelengkap biaya daftar merek UMKM:

  • UMK / Lembaga Pendidikan / Litbang Pemerintah — 1 Desain: Rp 250.000/permohonan
  • UMK / Lembaga Pendidikan / Litbang Pemerintah — 1 Kesatuan (Set): Rp 550.000/permohonan
  • Umum — 1 Desain: Rp 800.000/permohonan
  • Umum — 1 Kesatuan (Set): Rp 1.250.000/permohonan

Masa perlindungan Desain Industri: 10 tahun sejak tanggal penerimaan, tidak dapat diperpanjang.

Ilustrasi biaya pendaftaran paten 2026 untuk UMKM di DJKI

Biaya Paten 2026 (Untuk Produk Inovatif)

Jika UMKM Anda memiliki produk dengan inovasi teknologi, inilah biaya patennya sebagai informasi pelengkap di luar biaya daftar merek UMKM:

  • Pendaftaran Paten UMK: Rp 350.000/permohonan
  • Pendaftaran Paten Sederhana UMK: Rp 200.000/permohonan
  • Pemeriksaan Substantif Paten UMK: Rp 3.500.000/permohonan
  • Pemeriksaan Substantif Paten Sederhana UMK: Rp 500.000/permohonan
Ilustrasi simulasi anggaran kekayaan intelektual untuk UMKM

Simulasi Anggaran KI Lengkap untuk UMKM

Untuk UMKM yang ingin perlindungan KI menyeluruh, ini simulasi total anggaran selain biaya daftar merek UMKM:

  • Daftar Merek (1 kelas, tarif UMK): Rp 500.000
  • Pencatatan Hak Cipta Logo: Rp 200.000
  • Daftar Desain Industri Kemasan (tarif UMK): Rp 250.000
  • Total: Rp 950.000

Kurang dari Rp 1 juta, brand dan aset kreatif UMKM Anda sudah terlindungi secara hukum dari tiga sisi sekaligus. Ini jauh lebih murah dari biaya sengketa hukum yang bisa mencapai puluhan hingga ratusan juta rupiah.

Ilustrasi persiapan yang harus dilakukan sebelum membayar biaya KI

Apa yang Harus Disiapkan Sebelum Bayar Biaya Daftar Merek UMKM?

Sebelum membayar biaya daftar merek UMKM, pastikan aset visual Anda sudah siap:

  • Logo final dalam format vector dan resolusi tinggi
  • Nama brand yang sudah dicek ketersediaannya di database DJKI
  • Kelas merek yang sudah ditentukan sesuai produk/jasa
  • Dokumen UMK yang valid untuk mendapat tarif khusus

Jika aset visual belum siap, mulailah dari sana. Sooca Design menyediakan layanan desain brand identity lengkap yang menghasilkan aset siap pakai — termasuk file vector untuk keperluan pendaftaran merek DJKI dan semua kebutuhan visual bisnis Anda.

Ilustrasi cara mengakses tarif resmi DJKI untuk pendaftaran KI

Cara Mengakses Tarif Resmi dan Info Terkini

Tarif biaya daftar merek UMKM dan KI lainnya dapat berubah setiap tahun. Selalu cek informasi terkini langsung di sumber resmi:

  • Portal DJKI: dgip.go.id
  • Halo DJKI: Call Center 152 atau email halodjki@dgip.go.id
  • Konsultasi via Webchat atau Video Conference di dgip.go.id

Referensi Resmi & Sumber Otoritas

Perlindungan brand UMKM dimulai dari dua hal: desain yang kuat dan KI yang terdaftar. Sebelum membayar biaya daftar merek UMKM, pastikan identitas visual Anda sudah siap secara profesional. Tim Sooca Design membantu UMKM Indonesia membangun brand yang layak dilindungi — mulai dari logo, kemasan, hingga brand guideline lengkap.

Download Company Profile

Categories