hal penting dalam membuat book design (jasa desain buku profesional)

6 Hal yang Harus Diperhatikan Saat Membuat Book Design

Mungkin pepatah bisa mengatakan, “don’t judge a book but its cover” atau “jangan menilai buku dari sampulnya”. Tetapi pada kenyataannya, desain buku memiliki andil yang besar dalam mengundang minat pembaca. Membuat book design atau desain buku yang berkarakter dan menarik memang membutuhkan skill yang mumpuni.

Membuat book design atau desain buku tidak boleh dilakukan sembarangan. Begitu juga dengan layout buku harus dirancang dengan rapi dan enak dibaca. Meski saat ini ada banyak penyedia jasa desain dan layout buku, Anda sejatinya bisa membuatnya sendiri lho.

Seperti diketahui, desain buku yang bagus berpengaruh terhadap penjualan buku itu sendiri. Dengan kata lain, isi buku yang menarik saat ini tidak cukup untuk mendongkrak penjualan buku itu sendiri.

Kita bisa mengibaratkan buku sebagai rumah. Orang, pada umumnya, akan menilai rumah itu dari tampilan luarnya (eksterior) terlebih dahulu. Eksterior yang bagus akan memunculkan persepsi kalau tampilan dalam (interior) rumah tersebut juga bagus.

Saat ini buku yang masih baru selalu dibungkus plastik. Sebelum membelinya, kita hanya bisa melihat sampulnya saja. Nah, ini-lah mengapa pembuatan desain buku yang bagus menjadi satu hal penting guna meningkatkan penjualan buku itu sendiri.

Hal yang Harus Diperhatikan Saat Membuat Book Design

membuat book design (jasa desain buku profesional)
Sumber gambar: freepik.com

Sedikitnya ada enam hal yang perlu Anda perhatikan saat membuat book design. Di antaranya sebagai berikut:

1. Menyesuaikan Desain dengan Target Pembaca

Jasa desain dan layout buku selalu memerhatikan genre dan target pembaca untuk merancang desain yang terbaik. Ya, berdasarkan usia, target pembaca dapat diklasifikan menjadi tiga, yakni anak-anak, remaja dan dewasa.

Jika target pembaca buku Anda adalah anak-anak, maka desain yang disuguhkan juga harus berkonsep anak-anak, full color dan terdapat banyak gambar dalam isi buku. Hal ini juga berlaku pada target pembaca remaja dan dewasa, yang mana desain buku harus disesuaikan dengan karakter dan perkembangan mereka.

Adapun untuk mengetahui genre buku, Anda bisa mencermati isi yang terkandung di dalamnya. Selain itu, Anda juga mengetahuinya dari judul buku.

2. Menyusun dan Memetakan Rencana Desain

Langkah kedua setelah mengetahui target pembaca adalah menyusun dan memetakan rencana desain buku Anda. Misalnya, desain sampul seperti apa yang ingin disajikan? Tema desain apa yang ingin diangkat? Apakah tema yang cheerful atau sadness. Dengan langkah penyusunan dan pemetaan rencana book design ini, tahapan-tahapan selanjutnya akan lebih mudah untuk dieksekusi.

3. Menampilkan Gambar yang Menarik

Agar book design terlihat makin menarik maka pemberian gambar harus dilakukan. Gambar bisa diletakkan di cover dan beberapa halaman isi buku. Pada bagian cover, sebaiknya warna gambar yang diadopsi ‘berlawanan’ atau kontras dengan warna latar buku. Hal ini dapat menjadikan gambar di cover tampak menarik lho.

Adapun gambar yang terdapat pada halaman isi buku harus disesuaikan dengan pembahasannya. Jangan sampai Anda memasukkan gambar yang tidak sesuai dengan pembahasan pada halaman tersebut.

4. Menonjolkan Karakter dan Objek

Saat ini, ada banyak buku yang menonjolkan karakter dan objek pada bagian cover-nya. Biasanya buku yang menggunakan konsep desain semacam ini adalah buku fiksi.

Bagi penulis buku menonjolkan karakter dan objek memiliki seni yang tinggi. Selain itu, cara ini juga dapat memberikan sedikit pemahaman kepada pembaca terkait isi yang dibahas di dalam buku.

Oleh karenanya, karakter dan objek yang dirancang pada bagian cover harus sesuai dengan isi buku. Jangan sampai kedua hal itu berlawanan ya karena dapat mengurangi segi kemenarikan buku itu sendiri.

5. Memilih Font yang Tepat

Bukan hanya gambar, jasa desain dan layout buku juga akan memerhatikan pemilihan font baik pada bagian cover maupun isi. Tentunya, pemilihan font ini harus menarik dan enak dibaca. Jangan sampai font yang dipiliih terlalu meliuk-meliuk sehingga kurang enak dilihat oleh mata.

Selain jenis, ukuran font juga harus diperhatikan dengan baik. Jangan sampai ukuran font yang digunakan terlalu besar atau terlalu kecil sehingga kurang ramah bagi mata pembaca.

6. Memilih Warna yang Tepat

Terakhir, yaitu penentuan warna book design. Ketika mengerjakan desain buku baik fiksi maupun non fiksi, ada baiknya untuk memahami isi dari buku yang akan didesain tersebut. Sejatinya, isi cerita adalah panduan utama dalam memilih warna desain buku yang tepat. Kita ambil contoh untuk buku ber-genre horror atau thriller, warna-warna yang diambil cenderung warna yang misterius seperti hitam atau merah. Sedangkan untuk buku bergenre romantic atau teenlit cenderung mengambil warna-warna cerah seperti kuning, biru atau pink.

Itulah enam hal yang perlu Anda perhatikan saat membuat book design. Bagaimana, apakah Anda merasa sanggup untuk membuat desain dan layout buku sendiri? Jika Anda merasa belum memiliki banyak pengalaman dalam dunia desain, sebaiknya Anda menggunakan jasa desain buku profesional untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

Silakan hubungi SOOCADESIGN untuk mengetahui informasi lebih lanjut terkait jasa desain buku profesional yang juga mencakup layanan layout buku.

GRATIS Mini Course

Kategori