Sekretaris perusahaan kini memiliki peran baru. Sebelum pergantian tahun, sekretaris perusahaan harus menyusun Laporan Tahunan (Annual Report) sebagai pertanggungjawaban manajemen kepada para pemegang sahamnya. Tapi mulai tahun 2020, tidak hanya Laporan Tahunan, peran sekretaris perusahaan pun termasuk membuat Laporan Keberlanjutan (Sustainability Report). Namun, jika ditelusuri lebih lanjut, peran sekretaris perusahaan dalam keberlanjutan perusahaan juga menarik untuk disimak.

Otoritas Jasa Keuangan telah mewajibkan laporan ini melalui Peraturan OJK nomor 51 tahun 2017 tentang Penerapan Keuangan Keberlanjutan Bagi Lembaga Jasa Keuangan, Emiten dan Perusahaan Publik. Di dalam peraturan ini, perusahaan publik non jasa keuangan wajib mulai menyusun Laporan Keberlanjutan untuk periode pelaporan tahun 2020.

Peran Sekretaris Perusahaan

Keberlanjutan sebagai Pembeda Perusahaan dari Lainnya

Keberlanjutan adalah topik yang sedang marak akhir-akhir ini khususnya dalam masa pandemi Covid-19. Secara singkat keberlanjutan adalah pendekatan yang dianut oleh perusahaan untuk menciptakan nilai secara jangka panjang. Caranya adalah dengan mempertimbangkan dampak yang dihasilkan oleh aktivitas ekonomi terhadap ekonomi, sosial dan lingkungan hidup.

Ekonomi, sosial dan lingkungan hidup sering disebut sebagai 3 pilar keberlanjutan. Ekonomi artinya bagaimana dampak perusahaan terhadap ekonomi. Salah satu faktornya adalah pajak yang dibayarkan perusahaan. Sosial adalah aspek di mana perusahaan berupaya untuk membantu masyarakat di sekelilingnya untuk meningkatkan kualitas kehidupannya. Salah satu contoh adalah dengan memastikan kesehatan, dan keselamatan kerja di lingkungan bisnisnya serta memastikan tidak adanya tenaga kerja paksa dan tenaga kerja anak.

Lingkungan hidup adalah yang paling sering dibahas terkait dengan keberlanjutan. Ini adalah bagaimana perusahaan meminimalkan jejak keberadaannya di bumi. Contoh paling jelas adalah perusahaan tambang. Setelah mengambil hasil tambang, maka perusahaan tambang harus menutup kembali lubang galian, dan menanaminya dengan tanaman. Aspek ini cukup luas, mencakup penggunaan air dan listrik, bahkan sampai ke gas rumah kaca. Dengan menerapkan prinsip-prinsip keberlanjutan, maka perusahaan akan memiliki hidup yang lebih panjang.

Perusahaan-perusahaan di seluruh dunia kini makin banyak yang mengadopsi prinsip keberlanjutan. Ada yang mengadopsi karena melihat prinsip ini berguna untuk memastikan keberlanjutan eksistensi perusahaan. Ada pula yang mengadopsi karena melihatnya sebagai aspek kompetisi yang penting. Yang terakhir ini akan menjadi lebih reaktif terhadap isu-isu keberlanjutan sementara yang pertama akan lebih terencana.

Apapun alasannya, kini lebih banyak investor yang menggunakan kriteria-kriteria keberlanjutan untuk membuat keputusan. Artinya perusahaan akan lebih mungkin mendapatkan basis investor yang lebih besar apabila sudah mengadopsi prinsip-prinsip ini.

Laporan Keberlanjutan: Bentuk dan Isi

Menurut POJK 51/2017, Laporan Keberlanjutan dapat merupakan bagian terpisah maupun tidak terpisah dari Laporan Tahunan. Di dalam Laporan Keberlanjutan, manajemen menjelaskan tentang strategi keberlanjutan yang mereka adopsi, siapa saja yang bertanggungjawab untuk penerapan keberlanjutan, usaha dan pencapaian perusahaan selama periode berjalan, serta target yang hendak dicapai. Semua ini dijabarkan baik untuk aspek ekonomi, sosial maupun lingkungan hidup.

Sebenarnya sebagian dari hal-hal ini sudah pula ditentukan di dalam Surat Edaran OJK nomor 30 tahun 2016 tentang Bentuk dan Isi Laporan Tahunan Emiten atau Perusahaan Publik. Tepatnya di bagian mengenai tanggungjawab sosial. Akan tetapi di dalam POJK 51/2017 ini beberapa hal dijelaskan secara lebih detil dan diharapkan perusahaan memiliki kerangka yang lebih besar atas prinsip keberlanjutan.

Sementara POJK 51/2017 adalah standar yang diterima secara nasional, perusahaan-perusahaan yang ingin bersaing secara internasional memilih standar lain. GRI atau Global Reporting Initiatives mengeluarkan Standar GRI untuk keberlanjutan yang diterima secara internasional. Disana setiap aspek dijelaskan dengan lebih detail dan setiap saat diperbaharui.

Peran Sekretaris Perusahaan dalam Keberlanjutan Perusahaan

peran sekretaris perusahaan dalam keberlanjutan perusahaanBagaimana peran sekretaris perusahaan dalam Keberlanjutan Perusahaan? Sangat penting. Pertama-tama yang paling dasar adalah perannya dalam penyusunan Laporan Keberlanjutan. Sekretaris perusahaan memiliki fungsi koordinasi yang vital. Ia harus mengumpulkan informasi dari berbagai pihak terkait. Ia harus memahami bagaimana manajemen membuat keputusan berdasarkan prinsip-prinsip keberlanjutan. Dan terakhir ia akan menentukan bagaimana informasi ini dapat disampaikan kepada para pemangku kepentingan.

Fungsi berikutnya adalah monitoring dan evaluasi. Di sini peran sekretaris perusahaan memastikan bahwa Laporan Keberlanjutan dan disusun telah sesuai dengan semua standar dan peraturan yang berlaku maupun praktek-praktek terbaik dari keberlanjutan. Tapi tidak hanya laporan, sekretaris perusahaan juga punya peran penting dalam memastikan perusahaan melaksanakan prinsip keberlanjutan dan menjadikannya budaya perusahaan. Pertama-tama sekretaris perusahaan bertanggungjawab untuk meningkatkan kesadaran direksi dan dewan komisaris tentang keberlanjutan.

Kemudian ia perlu mengidentifikasi para pemangku kepentingan dari keberlanjutan perusahaan. Ini bisa mencakup investor, karyawan, pemerintah, LSM, masyarakat adat, dan kelompok minoritas yang tersentuh oleh aktivitas perusahaan. Lalu ia pun perlu menentukan bagaimana aktivitas perusahaan membawa dampak baik positif maupun negatif kepada masing-masing kelompok ini.

Lantas, bagaimana peran sekretaris perusahaan dalam keberlanjutan perusahaan? Berbasis identifikasi ini sekretaris perusahaan dapat merekomendasikan langkah-langkah yang dapat dilakukan oleh perusahaan untuk meningkatkan keberlanjutan perusahaan. Tentu saja langkah-langkah ini harus didiskusikan dan disetujui oleh manajemen atas serta dinegosiasikan kepada para pemangku kepentingan. Itulah sebabnya seorang sekretaris perusahaan dituntut untuk peka terhadap kebutuhan banyak orang, memiliki kemampuan berkomunikasi dengan baik, dapat berdiplomasi.





Business Relation kami siap menjawab pertanyaan Anda.

Hubungi Sooca Segera





Leave a comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.