Elemen-Elemen Penting Dalam Membuat Integrated ReportingLaporan terintegrasi atau integrated reporting adalah sebuah proses yang didasarkan pada pemikiran yang terintegrasi sehingga mengasilkan laporan yang juga terintegrasi secara berkala dari sebuah perusahaan atau organisasi. Sebuah integrated report harus dapat mengungkapkan (disclose) kegiatan utama dari sebuah perusahaan atau organisasi serta lingkungan operasi di sekitarnya. Laporan terintegrasi (integrated reporting) wajib menyertakan visi dan misi organisasi atau perusahaan dan menyediakan konteks penting melalui identifikasi hal-hal seperti budaya, etika dan nilai organisasi atau perusahaan, kepemilikan dan struktur operasi, kegiatan utama dan target pasar, jumlah pekerja, keadaan dan stabilitas ekonomi baik mikro maupun makro, isu-isu sosial terkait perusahaan atau organisasi, tantangan pengendalian lingkungan dan lain sebagainya. Panduan prinsip integrated reporting terdiri dari fokus strategi, orientasi masa depan, konektifitas informasi, responsifitas dan inkusifitas stakeholder (pemangku kepentingan, keringkasan keandalan dan pembahasan materi. Tidak hanya prinsip, ada juga elemen penting dalam membuat integrated reporting yang perlu diperhatikan. Namun sebelumnya mari berkenalan dengan laporan terintegrasi secara lebih terperinci.

Baca juga: Pembuatan Annual Report Yayasan / Organisasi Non-Profit

Integrated reporting adalah sebuah laporan yang berisi penjelasan sejauh mana perusahaan atau organisasi telah mencapai sasaran strategisnya untuk satu periode tertentu. Pelaporan terintegrasi mengacu kepada representasi kinerja keuangan dan non keuangan perusahaan atau organisasi dalam satu laporan. Metode ini membantu memberikan konteks yang lebih luas terhadap ketersediaan data non-keuangan seperti bagaimana pengaruh kinerja perusahaan terhadap lingungan, sosial dan keberlanjutan bisnis jangka panjang.

Mengenal Elemen-Elemen Integrated Reporting (Laporan Terintegrasi)

Elemen Integrated Reporting

(Created by katemangostar on Freepik)

Pada dasarnya, segala informasi yang dimuat dalam sebuah laporan terintegrasi haruslah konsisten dari waktu ke waktu, serta dapat dibandingkan dengan laporan maupun entitas lainnya. Dalam pembuatannya, terdapat delapan elemen integrated reporting yang fundamental dan saling terkait satu sama lain (tidak bersifat eksklusif). Dan berikut adalah ulasan selengkapnya mengenai elemen-elemen integrated reporting:

  1. Tata Kelola

Bagaimana tata kelola perusahaan atau organisasi dapat mendukung penciptaan nilai jangka pendek, menengah dan panjang?

  1. Ikhtisar Organisasi dan Lingkungan Eksternal

Hal apa saja yang dilakukan perusahaan atau organisasi untuk memelihara lingkungan sekitar dimana mereka beroperasi?

  1. Model Bisnis

Bagaimana penggambaran model bisnis yang dijalankan oleh perusahaan atau organisasi yang relevan dengan waktu pelaporan?

  1. Strategi dan Alokasi Sumber Daya

Kemanakah tujuan perusahaan atau organisasi dan bagaimana cara mereka dalam mencapai tujuan-tujuan tersebut?

  1. Resiko dan Peluang

Apa saja resiko dan peluang perusahaan atau organisasi dalam proses penciptaan nilai jangka pendek, menengah dan panjang?

  1. Kinerja

Sejauh mana perusahaan atau organisasi mencapai tujuan strategis mereka untuk periode pelaporan serta dampaknya bagi permodalan?

  1. Dasar-Dasar Penyajian

Bagaimana mereka memutuskan informasi yang akan dimuat dalam integrated reporting, dan bagaimana metode pengukuran dan evaluasi data-data tersebut?

  1. Outlook

Apa tantangan, potensi dan ketidakpastian yang mungkin dihadapi perusahaan atau organisasi dalam menjalankan strategi bisnisnya di masa depan?

Prinsip Integrated Reporting

(Created by katemangostar on Freepik)

Kedelapan elemen integrated reporting tersebut saling melengkapi dan bekerja berdampingan dalam menggambarkan kondisi perusahaan atau organisasi secara lengkap dan efektif. Elemen integrated reporting juga memiliki keterkaitan yang cukup erat dengan prinsip integrated reporting yang sudah disinggung pada bagian awal artikel. The International Reporting Committee (IIRC) adalah pihak yang mengeluarkan kerangka prinsip integrated reporting yang bersifat internasional atau dikenal dengan istilah International Framework (IR).

Baca juga: Apa Saja Konten Majalah Perusahaan?

Keberadaan integrated reporting (laporan terintegrasi) tidak hanya menguntungkan investor, stakeholder dan publik, tetapi juga pihak manajemen serta pihak-pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola perusahaan atau organisasi. Integrated reporting berfokus untuk melaporkan penciptaan nilai entitas dengan cara membuat semua jenis pelaporan menjadi satu bagian terpadu atau terintegrasi. Dalam tahapan pembuatannya, memperhatikan elemen integrated reporting dan prinsip integrated reporting saja tidaklah cukup. Perlu analisa mendalam serta bantuan profesional apabila tidak terdapat tenaga kerja internal yang memiliki cukup kompetensi dalam penyusunan integrated reporting.

Leave a comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WhatsApp chat